LIVE

SCORES

PASARAN

NEWS

Skandal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi (Malaysia)

9 Maret 2026 pukul 03.33

Skandal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi (Malaysia)

Skandal Pemalsuan Dokumen Naturalisasi (Malaysia)

Kronologi & Modus Operandi

Skandal ini bermula ketika FIFA melakukan audit rutin terhadap departemen status pemain di Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM). Ditemukan ketidaksesuaian pada dokumen silsilah (garis keturunan) beberapa pemain asing yang bermain di Liga Super Malaysia.

Ingin selalu up-to-date dengan berita olahraga? Gabung sekarang di channel WhatsApp Livenobar dan dapatkan informasi terkini tentang Timnas Indonesia, Liga-liga top dunia, MotoGP, dan banyak lagi! Klik di sini .

  • Pemain yang Terlibat: Dua nama utama yang mencuat adalah Rodrigo Holgado (striker asal Argentina) dan Facundo Garcés (bek asal Argentina).

  • Modus: Mereka diklaim memiliki darah keturunan Malaysia melalui kakek atau nenek mereka agar bisa dinaturalisasi melalui jalur "heritage" (keturunan). Namun, setelah ditelusuri oleh tim investigasi independen, dokumen akta kelahiran dan paspor leluhur yang diserahkan terbukti hasil rekayasa atau fiktif.

Keputusan Sidang CAS (5 Maret 2026)

Setelah banding yang panjang, Court of Arbitration for Sport (CAS) mengeluarkan keputusan final pada 5 Maret 2026:

  1. Larangan Bertanding: Tujuh pemain yang terbukti menggunakan dokumen palsu dijatuhi sanksi larangan bertanding di kompetisi resmi selama 12 bulan.

  2. Keringanan Latihan: Berbeda dengan sanksi doping yang melarang aktivitas sepak bola total, CAS mengizinkan para pemain ini untuk tetap ikut berlatih bersama klub mereka agar kebugaran dan nilai kontrak mereka tidak jatuh sepenuhnya.

  3. Denda Finansial: FAM (Federasi Sepak Bola Malaysia) dijatuhi denda administratif yang sangat besar, mencapai RM1,8 miliar (sekitar Rp6 triliun) sebagai bentuk tanggung jawab atas kelalaian verifikasi dokumen negara.

Dampak bagi Tim Nasional Malaysia

  • Pencoretan Skuad: Malaysia terpaksa mencoret nama-nama tersebut dari daftar pendaftaran kualifikasi Piala Dunia dan Piala Asia mendatang.

  • Krisis Kepercayaan: Skandal ini memicu gelombang protes dari suporter lokal (Ultras Malaya) yang menuntut perombakan total di jajaran pengurus federasi karena dianggap telah mencoreng integritas bangsa di mata internasional.

Status Pemain Saat Ini

Per Maret 2026, para pemain tersebut tetap berada di Malaysia namun hanya berstatus sebagai pemain latihan di klub masing-masing. Mereka tidak diperbolehkan turun dalam pertandingan liga maupun uji coba resmi hingga Maret 2027.

Related Articles

Latest Update

Other Articles