LIVE

SCORES

PASARAN

NEWS

Achraf Hakimi Resmi Jalani Sidang Dugaan Pemerkosaan, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

3 Maret 2026 pukul 19.26

Achraf Hakimi Resmi Jalani Sidang Dugaan Pemerkosaan, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Achraf Hakimi Resmi Jalani Sidang Dugaan Pemerkosaan, Terancam Hukuman 15 Tahun Penjara

Bek kanan Achraf Hakimi dipastikan akan menghadapi persidangan terkait kasus dugaan pemerkosaan yang dilaporkan pada Februari 2023. Kejaksaan di Nanterre, Prancis, memutuskan untuk melimpahkan perkara tersebut ke pengadilan pidana setelah proses penyelidikan berlangsung cukup panjang.

Keputusan ini menandai babak baru dalam kasus yang sempat menghebohkan publik sepak bola Eropa. Meski demikian, hingga saat ini tanggal resmi persidangan belum diumumkan. Pelimpahan perkara ke pengadilan berarti hakim nantinya akan menilai seluruh bukti dan kesaksian dalam sidang terbuka sebelum mengambil keputusan akhir.

Kasus ini bermula dari laporan seorang perempuan berusia 24 tahun yang mengaku menjadi korban dugaan kekerasan seksual di kediaman Hakimi di wilayah pinggiran Paris. Setelah menerima laporan tersebut, pihak berwenang langsung melakukan investigasi, termasuk memeriksa keterangan dari kedua belah pihak.

Ingin selalu up-to-date dengan berita olahraga? Gabung sekarang di channel WhatsApp Livenobar dan dapatkan informasi terkini tentang Timnas Indonesia, Liga-liga top dunia, MotoGP, dan banyak lagi! Klik di sini .

Hakimi, yang saat ini membela Paris Saint-Germain dan juga menjabat sebagai kapten tim nasional Maroko, secara tegas membantah seluruh tuduhan yang dialamatkan kepadanya. Melalui kuasa hukumnya, ia menyatakan tidak bersalah dan siap menghadapi proses hukum demi membuktikan kebenarannya.

Pihak pembela juga menilai bahwa keputusan untuk membawa kasus ini ke pengadilan belum tentu mencerminkan kesimpulan akhir. Mereka menyebut kliennya tetap memegang prinsip praduga tak bersalah dan akan menggunakan seluruh hak hukum yang tersedia selama persidangan berlangsung.

Di sisi lain, jika nantinya pengadilan memutuskan Hakimi bersalah, ia berpotensi menghadapi hukuman maksimal hingga 15 tahun penjara sesuai ketentuan hukum pidana Prancis untuk kasus pemerkosaan. Ancaman hukuman tersebut menjadi perhatian besar, mengingat statusnya sebagai salah satu pemain top Eropa.

Kasus ini turut memicu beragam reaksi dari publik. Sebagian pendukung PSG menyatakan dukungan kepada sang pemain, sementara lainnya menyerukan agar proses hukum berjalan transparan dan adil. Klub sendiri menegaskan menghormati proses peradilan yang sedang berlangsung dan tetap berpegang pada asas praduga tak bersalah.

Dengan bergulirnya kasus ini ke meja hijau, sorotan kini tertuju pada proses persidangan yang akan menentukan masa depan karier dan reputasi Achraf Hakimi. Publik sepak bola dunia pun menanti perkembangan selanjutnya dari kasus yang menyita perhatian internasional tersebut.

Related Articles

Latest Update

Other Articles